|
Yang terkasih Para Dermawan
Sekuntum teratai untuk anda, para calon Buddha.
Vihara Buddhavamsa merupakan tempat
yang dibangun dengan tujuan untuk memfasilitasi terjadinya transformasi diri & transformasi sosial.
Seorang Buddhis
yang perduli menulis: Komunitas Buddhis Indonesia harus mengejar banyak sekali ketertinggalannya dalam segala lini. Buddhis-Buddhis
dogmatis tidak kurang banyaknya bertebaran di lingkup komunitas Buddhis Indonesia. Buddhis yang terperosok dan terperangkap
dalam lembah dogma, jauh lebih sulit keluar dari perangkap dogma Buddhis dibanding orang2 berkeyakinan lainnya. Walaupun,
memang tidak membahayakan publik secara langsung dalam artian menjadi pengacau, pengganggu orang lain. Tapi, secara tidak
langsung, sudah terputus dari masyarakat dan kehidupan, sehingga pendidikan Buddhis, komunitas Buddhis, apalagi ketidakadilan
sosial, penindasan, penjarahan kerah putih, dan lain sebagainya menjadi Emang Gua Pikirin.
Memprihatinkan, tapi itulah
kenyataan yang ada. Ajaran METTA Sang Buddha, sepertinya belum mampu kita amalkan.
Jadi, semoga di vihara Buddhavamsa
ini, kita bisa sama-sama Belajar, Berlatih, dan Berbagi inti sari ajaran Buddha yaitu Hidup Berkesadaran atau Menyadari apa
sesungguhnya yang sedang terjadi saat ini di dalam tubuh kita [fisik, perasaan, bentuk2 pikiran, persepsi, dan kesadaran]dan
di luar diri kita, tanpa terperosok dan terjebak ke dalam lembah dogma.
Dengan partisipasi kita semua, mari kita wujudkan
Vihara Buddhavamsa ini agar niat luhur di atas bisa dinikmati banyak orang dalam waktu yang lama.
Sebagai bentuk transparansi
dan tanggungjawab kami, selaku panitia Pembangunan kepada Para Dermawan, berikut kami informasikan mengenai pembangunan Vihara
Buddhavamsa yang sedang berlangsung.
Tanah seluas 2000 m2 disumbangkan oleh keluarga Putu Sudana/Gan Sing
Kui.
Pada waktu Peletakan Batu Pertama, hari Minggu, 18 Januari 2004, terkumpul dana uang sebesar Rp.153.961.000,-
dan US$ 200.
Bangunan yang sudah rampung berdiri adalah Toilet 4 kamar, dapur + Gudang dan pengurugan/ meninggikan
lahan, Pagar batako keliling, tempat puja bakti sementara –tiap senin meditasi dan jumat untuk puja bakti. Dalam pengerjaan,
bangunan 2 lantai--seluas 2*14 * 26 meter2--, dan sudah sampai, konstruksi lantai I ruang Serba Guna, cor lantai II Dhammasala
dan tiang untuk atap cor, serta konstruksi kuti dua lantai.
Menyesuaikan dana yang tersedia serta untuk penghematan,
pengerjaan dilakukan dengan borongan perbagian –gali fondasi, ulatan besi--, sedang pengecoran dilakukan secara bergotong
royong oleh Umat Buddha se kabupaten Buleleng. Dibawah pengawasan koordinator Sdr. Bing Saputra dan tenaga ahli Bapak Bambang.
Gambar rancangan disumbangkan oleh Sdr. Ir Fena dibantu oleh Andy Budiantho dan penghitungan beban oleh Sdr. Yapto Limanto.
Sebuah
Buddha Rupang fiberglas setinggi 2.3 meter--dengan posisi Abhaya Mudra--juga disumbangkan oleh Dermawan dari Jakarta. Yang
tiba tanggal 13 februari 2005, dan dititipkan di Brahmavihara Arama, Banjar, Singaraja. Rupang Sariputta dan Moggalana, menyusul.
Dari
anggaran beaya Rp. 2.407.400.000,- , total dana yang sudah masuk dan sudah terpakai Per 31 Desember 2004, Dana
masuk Rp. 595.542.575,- dan 1.910 Zak semen = Rp. 643.292.575,- Pengeluaran Rp. 536.155.705,- dan 1.760 Zak semen. Sisa
Rp. 59.386.870,- dan 150 Zak Semen. Dana yang masih dibutuhkan: Rp. 2.407.400.000,- - Rp. 643.292.575,- =
Rp. 1.764.108.000,-
Di kesempatan ini kami, Panitia Pembangunan Vihara Buddhavamsa, menyampaikan Anumodana dan terima
kasih yang sedalam-dalamnya, kepada semua dermawan, para calon Buddha, yang sudah berkenan memberikan dana materi, pikiran
dan tenaga maupun moril, sehingga pembangunan bisa berjalan seperti saat ini. Dan, kami tetap mengharapkan partisipasi semua
pihak, baik dalam bentuk materi, pikiran dan tenaga serta saran dan kritik membangun, untuk bisa mewujudkan Vihara Buddhavamsa
yang baik dan seefisien mungkin.
Salam Perjuangan!
Mettacittena PANITIA PEMBANGUNAN VIHARA BUDDHAVAMSA
Our Mission
misi
|